Rombongan Press Room Kalimantan Selatan Mengunjungi Kota Lama Semarang Jawa Tengah

jasabuspariwisata-rombongan-press-room-kalsel-mengunjungi-kota-lama-semarang-jawa-tengah

jasabuspariwisata-rombongan-press-room-kalsel-mengunjungi-kota-lama-semarang-jawa-tengah

Pada masa pemerintahan kolonial Belanda kawasan Kota Lama Semarang pernah menjadi pusat perdagangan dan pemerintahan. Kini kota Lama Semarang jadi saksi bisu sejarah yang tetap dilestarikan Pemerintah setempat sehingga menjadi salah satu kawasan wisata yang menarik para wisatawan. Seperti yang dilakukan oleh Rombongan Press Room Kalimantan Selatan yang menyempatkan diri untuk berkunjung ke kawasan Kota Lama Semarang.

Kunjungan yang dilaksanakan pada tanggal 18-20 Oktober yang lalu, bertujuan bertukar gagasan mengenai pengembangan sektor pariwisata yang ada di masing-masing daerah. Selain anggota Press Room Kalimantan Selatan yang berkunjung ke Kota Semarang ada juga rombongan Biro Humas dan Protokol serta Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, mereka bertandang ke Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Jawa Tengah.

Saat kegiatan, rombongan diajak ke salah satu destinasi wisata yang cukup digemari para wisatawan. Supir Bus Pariwisata yang membawa rombongan berujar kepada rombongan “Selamat datang di Kota Lama Semarang, pusat kehidupan Semarang di masa lalu.”

Bus Pariwisata yang membawa rombongan berkeliling kawasan Kota Lama terlebih dahulu. Nampak bangunan-bangunan tua dengan arsitektur dan cita rasa Eropa masih tetap dilestarikan. Untuk menjaga keaslian kawasan Kota Lama Semarang dilakukan Pemugaran bangunan hanya dengan melakukan pengecatan ,” ujar sang supir.

Setelah bus berkeliling kurang lebih 15 menit, bus pariwisata berhenti di Taman Sri Gunting Kota Lama Semarang. Saat turun, rombongan langsung berhamburan ke area wisata tersebut. Ada yang berfoto – foto dengan latar belakang bangunan tua di Kota Lama, ada yang hanya sekadar berkeliling mengamati bangunan-bangunan yang ada dekat taman tersebut. Dan ada yang berkunjung ke pusat souvenir jadul.

Bangunan-bangunan tua yang memiliki nilai-nilai historis seperti Gereja Blenduk serta gedung Spiegel yang sekarang menjadi tempat Bar & Bistro berada persis disebelah taman. Pemerintah setempat tetap mengkoneksikan jalan-jalan utama di Kota Semarang dengan kawasan Kota Lama. Sehingga suasananya tak pernah sepi dari lalu lalang transportasi meskipun kawasan ini memiliki nuansa tempo dulu,

“Kita mempunyai kawasan Kuin dan Sungai Jingah yang memiliki nilai-nilai historis,” ujar Kepala Dinas Pariwisata, Heriansyah saat beliau mengomentari Kawasan Kota Lama. Dengan memiliki kawasan-kawasan seperti ini beliau mengharapkan kedepannya kawasan Sungai Jingah dan Kuin dapat dikembangkan lebih baik lagi. “Kalau bisa diadakan beragam event-event di kawasan tersebut yang dapat menunjang dan menarik para wisatawan,” ujarnya.

( Baca juga: Perangkat Desa Korban Bus Pariwisata Masuk Sawah di Banyumas Dapat Santunan Jasa Raharja )

Sumber: prokal.co

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 + 20 =