Kafe Durian Ini Menjamin Pengunjungnya Bisa Makan Durian Meski Bukan Musimnya

jasabuspariwisata-kafe-durian-ini-menjamin-pengunjungnya-bisa-makan-durian-meski-bukan-musimnya

jasabuspariwisata-kafe-durian-ini-menjamin-pengunjungnya-bisa-makan-durian-meski-bukan-musimnya

Sebuah Kafe di Karanganyar menjamin setiap pengunjung bisa makan durian meski bukan pada musim durian. Di kompleks Terminal Mbangun Makuthoromo Karangpandan Karanganyar ada kafe durian yang selalu menyediakan durian tanpa mengenal musim. Jadi bagi setiap wisatawan yang singgah di titik nol kilometer pariwisata Karanganyar dijamin bisa dapat durian setiap saat.

Aneka ragam sajian durian dapat dinikmati pengunjung di kafe durian. Kafe ini dikelola oleh Javenir Suvenir & Pusat Oleh-Oleh Karangpandan. Saat musim durian atau pun tidak, Javenir Karangpandan selalu menyediakan durian segar.

Setiap pengunjung dapat menikmati durian dengan berbagai cara di kafe tersebut. Durian bisa dinikmati setelah dikupas ataupun dimodifikasi, seperti menjadi bahan pembuatan es teler durian.

Pjs. Kepala Pengembangan Bisnis Javenir Karangpandan, Novita Maharani mengatakan.”Sudah lama Javenir dikenal sebagai pusat oleh-oleh, terutama pakaian batik. Kami memang sengaja bermitra dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar supaya suasana terminal ini terus ramai. Kami berkreasi membuat kafe durian karena mengikuti keinginan pengunjung atau masyarakat, apalagi Karanganyar dikenal sebagai daerah penghasil durian.”

Javenir Karangpandan selalu menyediakan buah durian segar bagi wisatawan. Harga duriannya pun relatif terjangkau antara Rp 7.000,00-Rp 18.000,00. Jumlah pengunjung disini saat hari kerja berkisar 60 orang. Namun pada akhir jumlah pengunjung bisa meningkat menjadi 120 orang lebih.

Novita Maharani mengatakan, “Selain mengambil durian dari wilayah sendiri di Karanganyar, kami juga mengambil durian dari daerah lain di Jateng sehingga stok durian yang kami miliki tak pernah habis. Karena stok durian yang kami miliki berlimpah sehingga pengunjung atau wisatawan tidak perlu khawatir akan kehabisan stok. Bahkan rencana kedepan kami juga ingin menggagas konsep kebun durian.”

Terminal Mbangun Makuthoromo selain menawarkan durian juga menawarkan aneka suvenir, oleh-oleh, dan kuliner lainnya bagi wisatawan. Dengan harapan kiranya para pedagang di titik nol pariwisata dapat memperoleh rezeki berlimpah dengan dibangunnya terminal Mbangun Makuthoromo di bawah kepemimpinan Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Penjual makanan, ibu Sri Rezeki, 45 mengatakan, “Saat ini belum banyak bus yang masuk ke sini. Pernah dalam sehari tidak ada bus yang masuk. Sebagai penjual makanan, saya berharap pemerintah dapat menggiring setiap bus pariwisata agar bisa singgah ke sini sehingga dagangan saya lebih laris lagi. Itu harapan saya sebagai seorang pedagang,”

“Titik nol kilometer pariwisata Karanganyar di Karangpandan diharapkan dapat menjadi pusat kuliner di Bumi Intanpari. Nantinya, diharapkan setiap wisatawan yang singgah dapat menikmati kuliner di kios kuliner itu. Kios suvenirnya juga diharapkan bisa laku keras sehingga ekonomi warga benar-benar meningkat,” kata Titis Sri Jawoto, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar.

( Baca juga: Mobil Box Tabrakan Dengan Bus Pariwisata Karena Gagal Menyalip di Puncak )

Sumber: solopos.com

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × one =